Bijakpun menyapaku dengan sebuah tepukan,
Ketika laku memeluk toleransi kehidupan,
Terjamah habis dalam dekapan,
Entah apa berandai lakuan,
Saat penyelesaian tak mengharap sesalan,
Walau sesalan terkadang tak menyelesaikan soalan,
Punah rasa memandang gemintang,
Melihat jauh menyibak sinaran,
Seakan mencaci takdir kegelapan,
Ku jawab entah,
Untuk sebuah harapan berantah,
Agara tergugah sebuah gairah...
040912 With ə٨o٦ BoLo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar